Telan Sperma Bikin Hamil?

Telan Sperma Bikin Hamil?.
Telan Sperma Bikin Hamil?

Mungkin itulah sebuah pertanyaan yang kini mengganggu anda, takut kalau sperma yang anda telan (entah karena kejadian apapun) atau pasangan perempuan anda telan menyebabkan hamil.

Jika itu yang kini menjadi pertanyaan anda, maka Artikel ini akan mencoba menjawabnya secara ilmu, agar lebih meyakinkan. Baiklah langsung saja dimulai.

Pertanyaan ?
Apakah menelan sperma (air mani) bisa hamil?

Jawaban :
Menurut ilmu pengetahuan jawabnya adalah TIDAK! Kenapa? Karena pembuahan itu terjadi di rahim. Sedangkan sperma atau air mani yang tertelan akan masuk keperut, bukan ke rahim. Kemudian sperma yang masuk keperut itu melewati lambung, tentu melalui asam lambung. Perlu diketahui sperma adalah unsur yang amat rapuh dan rentan, jangankan kena asam lambung terkena air saja ia akan mati.

Kesimpulan :
Jadi sperma yang tertelan masuk kepecernaan perut, bukan kerahim, jadi tidak berhubungan sama sekali dengan proses reproduksi (sel telur ketemu spermatozoa).

Sumber:

4 Penghalang Orgasme Wanita

4 Penghalang Orgasme Wanita.

Ada 50 persen wanita yang mengaku memalsukan orgasmenya. Apakah Anda termasuk? Jika iya, bisa jadi empat hal ini yang menghalangi Anda meraih orsgasme.

1. Selalu Mengontrol Diri Dilansir She Knows, jika Anda ingin mendapatkan pengalaman seks yang memuaskan, cobalah untuk membebaskan diri dari semua kontrol terhadap diri Anda. Namun kalau Anda termasuk orang yang selalu butuh dikontrol oleh diri sendiri dan emosi Anda, mencapai orgasme saat bercinta akan jadi sulit. Hal tersebut dikarenakan Anda tidak membuat diri Anda kehilangan kontrol diri.Dalam bercinta, tidak ada salahnya sesekali berteriak, bergumam atau melakukan apapun yang Anda suka. Jangan terlalu memikirkan apa yang akan pasangan pikirkan jika Anda melakukan aksi-aksi tersebut. Siapa tahu si dia sebenarnya suka dengan aksi baru Anda itu.

“Saat bergairah, pria akan dikuasai nafsunya. Mereka benar-benar akan terjebak pada gairah tersebut,” ujar Therapist Seks Ian Kerner, seperti dilansir Real Beauty. Artinya, saat bercinta pria tidak lagi memperhatikan kekurangan yang dimiliki pasangannya.

2. Tidak Bisa Rileks

Setelah lelah bekerja seharian baik di rumah atau di kantor, otot-otot tubuh Anda bisa jadi tegang. Ketegangan ini juga bisa disebabkan stres dan duduk seharian di kantor. Otot yang tegang ini pun membuat tubuh merasa rileks. Padahal rileks adalah salah satu kunci untuk mencapai orgasme.

Untuk meredakan otot-otot yang tegang itu, coba minta pada pasangan untuk memijat Anda. Pijatan si dia pun bisa jadi bagian dari foreplay.

3. Sadar Diri

Bercinta berarti Anda mencoba berbagai posisi dan mungkin saja mengeluarkan suara-suara yang mungkin tidak normal didengar. Jika Anda termasuk orang yang terlalu sadar diri, kenaturalan yang terjadi saat bercinta itu bisa jadi penghalang untuk meraih orgasme. Terlalu sadar diri membuat Anda menjadi grogi dan memikirkan hal-hal aneh yang terjadi saat bercinta itu.

Ketimbang terlalu memikirkan hal-hal aneh, mulai dari sekarang ubahlan pemikiran Anda: semua orang mengalami hal-hal aneh yang mungkin terjadi saat bercinta. Jadi stop merasa khawatir atau menjadi grogi sehingga bisa menghalangi Anda mencapai orgasme. Nikmati saja apa yang terjadi saat hubungan intim itu terjadi.

4. Membenci Tubuh Sendiri

Aduh perutku gendut, wajahku ada jerawat, ada selulit di paha, apakah tiga hal tersebut kerap terlintas di pikiran saat pasangan mulai mengeksplorasi tubuh Anda? Jika iya, mulai sekarang cobalah untuk tidak membenci tubuh Anda sendiri. Percaya diri saja saat pasangan menelusuri setiap inci tubuh Anda.

“Jangan pikirkan tentang lemak pada perut atau riasan pada wajah Anda,” ujar dr. Ruth Westheimer, PhD, seorang terapis psikoseksual dan profesor di Universitas New York, seperti yang dikutip dari webmd.

“Pria ingin istri mereka membebaskan dirinya saat bercinta, dan hal ini tidak akan mungkin jika istrinya cemas akan penampilan fisiknya,” tambah Les Parrot, profesor psikologi di universitas Seattle Pacific, seraya menekankan agar wanita lebih percaya diri.

Jadi, apakah Anda masih ragu untuk tampil percaya diri? Ingatlah, percaya diri jelas dibutuhkan oleh seorang wanita ketika bercinta. Lupakan sejenak kekurangan fisik yang Anda miliki. Nikmati setiap kenikmatan yang Anda dapatkan saat bercinta dengan pasangan. Dengan begitu, Anda akan lebih mudah mendapatkan orgasme.

Sumber:

Bahaya Seks Anal

Bahaya Seks Anal.

Beberapa cara bermain seks berisiko mengundang bahaya seperti rentan menularkan penyakit. Salah satu gaya bercinta yang mengundang risiko adalah hubungan seks anal atau melalui anus (dubur). Apa bahayanya?

Karena dubur tidak dirancang untuk sanggama, sehingga masalah kesehatan bisa saja timbul. Seks anal juga tidak pernah dianggap sebagai perilaku seks yang aman.

Berikut 4 bahaya ketika melakukan hubungan seks melalui anus, seperti dilansir Menshealth dan Netdoctor, Selasa (8/2/2011), yaitu:

1. Rasa sakit dan rasa tidak nyaman pada anus
Bila dibandingkan vagina, struktur anus jauh lebih ketat. Bila pria memberikan tekanan yang kuat saat melakukan hubungan seks pada anus, maka hal tersebut dapat menyebabkan rasa nyeri, sakit, tidak nyaman atau bahkan lecet hingga menyebabkan sakit saat buang air besar.

2. Tak ada pelumasan atau lubrikasi di dubur
Tidak seperti organ reproduksi wanita atau vagina yang diciptakan untuk dapat melubrikasi dirinya sendiri saat merasa terangsang, pada anus hal tersebut tidak terjadi. Ini juga dapat menyebabkan hubungan seks anal semakin menyakitkan.

3. Mudah menyebarkan penyakit menular seksual
Kebanyakan orang enggan menggunakan kondom saat melakukan hubungan seks anal. Inilah yang menjadi pemicu tingginya penularan penyakit menular seksual (PMS) dari hubungan seks anal.

PMS yang bisa menular melalui hubungan seks anal antara lain human immunodeficiency virus (HIV), human papilloma virus (HPV, yang dapat menyebabkan kutil kelamin, kanker dubur, hepatitis A dan C, chlamydia, gonorrhea dan herpes.

4. Tertular virus dan bakteri berbahaya
Kurangnya pelumasan pada hubungan seks anal bisa menyebabkan lecet pada penis dan mukosa dubur, sehingga mudah menularkan virus. Selain penyakit menular seksual, hubungan seks anal juga dapat menularkan virus dan bakteri tertentu, seperti Escherichia coli (E. coli).

Penularan bakteri ini dapat menyebabkan yang ringan dan parah seperti gastroenteritis (penyakit infeksi usus yang sangat menular). Beberapa strain E. coli (E. coli uropathic) juga dapat menyebabkan infeksi saluran kemih, mulai dari cystitis (radang kandung kemih) hingga pielonefritis (infeksi ginjal serius akibat bakteri).

Sumber:
Free Sex Videos